Monday, 18 April 2016

Hidup Ibarat Taman Bunga Yang Indah


Hidup itu indah, ibarat taman bunga, bila sering disirami dengan air yang bersih maka bunga-bunga itu akan selalu indah walau di musim kemarau. Tapi bila taman bunga itu disirami dengan air yang kotor (limbah, oli, dll) pasti taman itu terlihat sangat jelek dan bahkan bunga-bunga menjadi mati.

Hidup juga diibaratkan seperti itu, bila sering dibuat hal-hal positif atau kebaikan maka hidup sangatlah indah. Namun apabila hidup dibuat kejelekan atau kejahatan maka hidup terasa suram dan juga dapat mematikan.

Allah SWT berfirman dalam surat Asy-Syuura, 30: “Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan (dosa)mu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)”.

Pada hakikatnya, bahwa segala sesuatu keindahan dan kebahagiaan hidup kita saat ini adalah hasil dari benih-benih ketaqwaan dan kebaikan yang telah kita tanam di waktu yang telah lalu. Demikian juga kepedihan dan kesengsaraan hidup kita saat ini juga merupakan hasil buah dari perbuatan-perbuatan kita di masa lalu. Itulah makna keadilan yang sebenarnya sesuai dengan sunah Allah SWT di alam semesta ini.

Sebagaimana Allah SWT berfirman: “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikansekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatansekecil apa pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Al Zalzalah: 1-8)

Segala ujian dan cobaan kepada kita adalah anugerah dari Allah SWT sebagai tanda kasih sayang Allah SWT kepada kita semua. Bersyukurlah bagi kita yang mendapat ujian kebahagiaan dan kelebihan, dan bersabarlah terhadap cobaan kepada kita atas kepedihan dan kesengsaraan. Semuanya untuk menjadikan kemuliaan bagi kita di kehidupan yang sesungguhnya.

Semoga bermanfaat.

Thursday, 14 April 2016

My Tilawah My Adventure (MTMA)


My Tilawah My Adventure (MTMA)….

Ya... itulah grupku, itulah pilihan jalanku, jalan tuk menuju hijrahku dengan kesungguhan dan keistiqomahan dalam menuai keridhoaan-Nya. Aku bisa merasakan kebahagiaan dan kesusahan bertilawah di tempat-tempat yang berbeda dan beragam. Tetap bertilawah dalam berbagai kegiatan dan kesibukan. Di rumah, di kantor, dipuncak gunung, diatas kapal menyeberangi lautan, di dalam pesawat saat di atas awan, di gerbong kereta ekonomi yang suuepeerr rame, di dalam bis yang sukanya macet, di berbagai negeri seberang dan sebagainya.

Ujian dan cobaan yang menghiasi, ada perjuangan di setiap langkah dalam menguatkan dan menambah kesungguhan dan keistiqomahan. Kita sebagai manusia biasa membutuhkan siklus dinamis untuk terus meningkatkan diri menjadi pribadi yang lebih baik dan berkualitas. Sebagaimana firman Allah SWT, “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al Ankabut 29: 69).

Ada tiga kekuatan untuk melakukan perubahan, yakni dimulai dengan menyemainya di hati dan pikiran kita, lalu diteruskan dengan kata-kata (lisan), kemudian diwujudkan pada tindakan.

Begitu cepat waktu berlalu, tak terasa perjuangan My Tilawah My Adventure One Day One Juz (ODOJ) ini sudah berjalan bertahun-tahun. Meski kadang telat lapor. Uhuii... Meski kadang mepet lapor.. ahahaii.. Tapi semua tak menjadi halangan kan.. karena aku punya saudara–saudaraku di grup odoj 1253 yang selalu menemaniku… membantuku.. mengingatkanku ketika aku lupa… menyemangati aku ketika aku lemah…

Dan… Engkau berikan pula semangat dari Imam keluargaku yang sama–sama hobby dan berjuang bersama dalam My Tilawah My Adventure ODOJ 245. Yuuhuuiii...

Ya Allah Ya Illaihi Robbi.. terima kasih atas anugerah dan kesempatan yang telah Engkau berikan kepadaku… Semoga tetap kami istiqomah sebagai pejuang My Tilawah My Adventure.. Aamiin...

Wednesday, 13 April 2016

Cinta Tak Sesederhana Itu


#DiaryCintaSally by Ukhti Sally

Untuk kau yang sedang jatuh cinta
Dunia menjadi begitu indah
Namun cinta tak sesederhana itu
Tak sekedar rasa saling suka

Untuk kau yang sedang mabok cinta
Cinta tak semudah yang terbayang
Ada pertemuan lalu saling merindu
Oh cinta tak sesederhana itu

Cinta tak sesederhana yang kau kira
Ada perjuangan dalam setiap langkah
Kekuatan dikala kepedihan
Menjaga cinta dalam ketaatan

Untuk kau yang sedang jatuh cinta
Cinta bukan hanya tentang hal yang indah
Ujian, cobaan yang menghiasi
Membuat cinta semakin sempurna


Friday, 8 April 2016

Riviu Film Sebuah Cinta Pejuang Shubuh


Rasulullah saw bersabda: “Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik daripada shalat shubuh dan isya, dan andaikan mereka mengetahui keutamaannya tentu mereka akan mendatanginya meskipun dengan merangkak-rangkak” (HR. Bukhori, Muslim).

Menonton film pendek ini, kita akan dibawa pada kisah persahabatan dalam cinta para pejuang subuh dengan akting yang sangat elegan dan iringan musik yang sangat menggetarkan jiwa dan hati. Film yang diperankan oleh pemeran utama yaitu Angga, Ratih, dan Dodi ini diperankan bernuansa islami yang dapat dijadikan contoh dan teladan bagi kita, khususnya untuk pemuda-pemudi yang beragama islam.

Angga adalah sahabat dekat nya Ratih, seorang wanita muslimah. Ratih menginginkan putus dengan Angga, karena Angga tidak pernah melaksanakan shalat shubuh. Dengan penuh keterpaksaan hubungan Angga dengan Ratih akhirnya putus, namun tetap menjalin komunikasi dengan baik. Keadaan Angga semakin stress dengan putusnya hubungan tersebut ditambah dengan keadaan Angga yang belum bekerja sejak lulus kuliah 5 bulan yang lalu dengan tuntutan orang tuanya sudah tidak bisa lagi menanggung keperluan hidupnya.

Dengan keterpurukan tersebut, Angga menginginkan dibangunkan untuk shalat shubuh dengan bantuan dari sahabatnya yaitu Dodi. Dengan penuh perjuangan Dodi membangunkan si Angga, dari disiram dengan air sampai dengan di catut dengan catutan jemuran. Angga pun akhirnya bangun dan sedikit demi sedikit mulai bangun waktu shubuh dengan tepat waktu. Keberhasilan Angga ini disampaikan juga kepada Ratih sahabatnya dulu.

Seiring waktu, Angga harus pindah kos-kosan karena diterima bekerja di luar pulau Jawa tanpa memberitahu kepada Ratih sahabatnya. Namun Angga titip surat kepada Dodi untuk disampaikan kepada Ratih apabila Ratih mengunjungi ke kos-kosan nya Angga. Hari berlalu, suatu hari Ratih mengunjungi kos-kosan nya Angga karena sudah lama sekali tidak ada kabar darinya. Sampai di kos-kosan nya Angga, Ratih pun kaget karena kos-kosanya Angga tinggal bersama wanita lain. Ratih pun pergi dengan kekecewaan, namun di perjalanan ketemu dengan Dodi sabahatnya Angga. Si Dodi menceritakan tentang Angga sahabatnya, Dia telah bekerja di luar pulau jawa dan menitipkan surat untuk Ratih. Angga yang sekarang tinggal di kos-kosannya Angga adalah orang lain dengan nama yang sama. Haha..

Ratih sangat bahagia membaca surat dari Angga, sebuah pesan yang sangat menyentuh hati bagi kita seorang muslim dan muslimah:
“Assalamualaikum, Cintai, dulu Allah mempertemukan kita dengan cara yang indah, Aku ingat betapa aku orang yang lalai dengan hidupku, kemudian Allah berikan hidayahnya lewat kamu, lewat kata perpisahanmu, di setiap waktu yang aku sia-siakan aku , Ratih aku yakin Dia akan mempertemukan kita lagi dengan cara yang indah, Saat itu aku akan datang sebagai pria muslim yang siap untuk menjadi imam kamu. Dari Angga.”

Ada pesan baik yang disampaikan dalam film tersebut, bagi kita yang berjuang mencari keridhoaan-Nya dalam mengarungi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warohmah.

Rasulullah saw bersabda: “Seorang laki-laki adalah pemimpin bagi keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya” (HR. Muslim).

Sebuah film yang indah bukan... sebuah persahabatan cinta dan keromantisan yang menyentuh hati dalam norma-norma keislaman. Semoga kita selalu dalam bimbingan-Nya dan dipertemukan dengan orang-orang yang terbaik dari Allah SWT dalam menggapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Semoga..


Yuk lihat videonya di https://youtu.be/hScc8ASu6a0

Thursday, 7 April 2016

Yuk.. Biasakanlah Kita Mengucapkan Terima Kasih


Terima kasih merupakan ucapan yg ringan, mudah, banyak dikenal. Terima kasih sebuah ucapan sebagai bentuk penghargaan dari seseorang kepada orang lain atas kebaikan orang lain tersebut. Tetapi bagi beberapa orang kadang mengucapkan terima kasih dirasa sangat berat dan susah. Ada ego yang kuat untuk tidak mengatakan terima kasih, karena sebuah kesombongan hati yang menutupi atas kebaikan orang lain.

Sesungguhnya dengan mengucapkan terima kasih sudah memberikan dampak yang besar bagi kelangsungan kehidupan ini. Ada ketentraman jiwa ketika kebaikan yang kita berikan dihargai dengan ucapan terima kasih, ada ikatan silaturahmi yang terbangun ketika terimakasih terucap dari seseorang yang tidak kita kenal atas kebaikan yang telah kita berikan. Ada rasa percaya yang terbalut dalam untaian kata terimaksih. Hingga sebuah kedamaian kehidupan dapat diraih karena kelapangan hati kita untuk berterimakasih.

Semoga kita menjadi pribadi manusia yang selalu kaya dengan ucapan terimakasih.  Terimaksih pada sang pencipta, Allah SWT yang telah memberikan nikmat tak terhingga.


Terimakasih pada orang orang di sekeliling kita yang telah memberikan warna kehidupan kita.