Thursday, 21 July 2016

Kekasihku, Sungguh aku Membutuhkan-Mu


Kekasihku, 
Bulan yang menakjubkan itu telah pergi
Meninggalkan kenangan indah Bersama-Mu 
Malam yang pendek akan kembali terasa panjang 
Lengkingan suara dari Rumah-Mu 
Berubah menjadi bisu,  
Keriangan menjadi duka cita, sebab kepergiannya.

Kekasihku,...
Aku cemburu dengan mereka,...
yang lebih banyak menangis dari tertawa
Aku cemburu dengan mereka yang terbang kelangit, 
sementara kakiku masih tertambat di dunia

Kekasihku,...
Bukannya aku tidak menyukai apa yang ada dalam genggaman,
sedang ia incaran setiap manusia
Tapi sungguh aku tidak bisa melihat keindahan didalamnya,
zahirku membutuhkannya tapi batinku,..

Hanya Engkaulah, 
Engkaulah keindahan yang sesungguhnya 
Pada-Mu lah cinta sejati disematkan, 
oleh karena itu jangan pernah abaikan aku 
Kekasihku... Sungguh aku membutuhkan-Mu.

Kisah Maha Cinta Luar Biasa


Adalah kehendak-Nya yang mempertemukan kita.
Peraturan-Nya yang memisahkan kita.
Rahmat-Nya yang mempertemukan kita.

Kisah kita bukan berawal dari facebook
Dan berakhir di dinding-dinding kursi peradilan.
Kisah kita berawal dengan murni dan sempat hampir kita mengotorinya
Tetapi sekali lagi Dia melindungi kita dari noda dalam Cinta.
Ini bukan akhir perjananan, ini awal dari kisah luar biasa sebuah kisah yang membuat iri para manusia.

Akan dimulai kisah baru bagi kami berdua.
Pengantar untuk menaiki bahtera.
Ini kisah kami, kisah dua insan yang saling mencinta.
Berlindung dari godaan pembisik dusta
Dengan mempercayakan diri pada sang Kuasa.

by Cinta Subuh 2: Maha Cinta, DAQU Movie

Tuesday, 19 July 2016

Daripada Menghabiskan Waktu Bermain Pokemon Lebih Baik Untuk Bertilawah


Akhir-akhir Juli 2016 ini, kehidupan sebagian manusia secara global terhipnotis dengan adanya fenomena games atau permainan baru berbasis smartphone atau android yaitu games Pokemon. Tidak sedikit orang-orang bersemangat tinggi memainkan permainan ini dan men-share-kannya ke publik. Ada pula yang meregang nyawa dan harta hanya untuk memenuhi nafsu memainkan permainan ini. Tidak sedikit juga yang bertaruh nyawa, harta, dan waktu yang dibuang dengan sia-sia hanya untuk memainkan permainan pokemon ini. Dan banyak pula yang membentuk komunitas-komunitas hobby daripada penggemar dan pengguna permainan ini.

Subhanaallah.. Begitu hebatnya tipuan-tipuan di dunia ini. Banyak orang yang lupa diri dan melupakan diri dan eksistensi diri. Banyak manusia sekarang yang mempunyai pikiran pendek. Mereka enggan sejenak merenungi diri dan bermuhasabah diri. Mereka enggan untuk belajar hidup sederhana, belajar berkekurangan, dan belajar bersedih. Manusia sekarang meninggalkan pembelajaran hidup kekurangan dan keprihatinan diri namun justru hanya mengejar kehidupan yang glamour dan berfoya-foya hanya untuk kesenangan yang sesaat. Banyak membuang harta, waktu, umur, dan kesempatan hanya untuk memuaskan kesenangan diri mereka sendiri yang hanya sebentar.

Kita adalah manusia yang sejatinya dibekali fitrah hati, akal dan pikiran. Marilah kita malu kepada Dzat yang telah menciptakan manusia. Marilah kita malu dan bersadar diri terhadap Dzat yang selalu Mengetahui dan Memperhatikan perilaku diri kita. Kita harus malu terhadap amanah yang telah diberikan kepada kita di dunia ini. Karena kita di anugerahi hidup bukan hanya hidup di dunia ini semata. Ada negeri akhirat yang sejatinya adalah negeri kita sesungguhnya.

Marilah kita belajar bersama untuk menjadi manusia yang bijaksana dan manusia yang tidak merugi. Belajar menggunakan sesuatu dengan bijaksana. Belajar memainkan sebuah games pokemon dengan pengendalian diri dan sekedarnya terhadap kewajiban dan hak-hak ibadah lainnya. Bukankah seperti itu jauh lebih indah dan menyenangkan.

Rasulallah bersabda: “Tidak tergelincir dua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga Allah menanyakan empat hal: 1) Umurnya, untuk apa selama hidupnya dihabiskan; 2) Waktu mudanya, digunakan untuk apa saja; 3) Hartanya, darimana dia mendapatkan dan untuk apa saja dihabiskannya; dan 4) lmunya, apakah diamalkan atau tidak” ( HR. Tirmidzi, Hadist Hasan).

Hadist diatas memberikan kesempatan kepada kita untuk bagaimana menggunakan waktu kesempatan kita. Bagimana sisa umur kita yang semakin berkurang digunakan untuk apa saja. Gunakanlah hati, akan dan pikiran kita untuk menggunakan sisa umur kita terhadap kebaikan dan sesuatu yang lebih bermanfaat bagi diri kita dan bagi sesama juga lingkungan.

Daripada kita menghabiskan waktu dan sisa umur bermain games pokemon yang sia-sia bagi kehidupan kita. Lebih baik memperbanyak tilawah Al-Quran di waktu dan sisa umur kita. Yang seperti itu jauh lebih baik untuk keindahan warna hidup kita di dunia dan di akhirat. Semoga bermanfaat.

Monday, 18 July 2016

Dinamika Kehidupan Membuat Hidup Lebih Indah dan Berwarna


Hidup itu indah karena berwarna. Ada warna hitam yang tenang, ada pula warna kuning yang ceria. Ada warna merah yang penuh semangat, ada pula warna putih yang penuh dengan kewibawaan. Itulah kehidupan... kehidupan manusia di dunia ini dengan penuh warna.

Dalam menjalani kehidupan di dunia ini, tetaplah untuk selalu ikhlas, tenang dan bahagia dalam menghadapi apa pun yang telah ditaqdirkan oleh Allah SWT. Janganlah mengedepankan emosi kemarahan dan kegusaran terhadap permasalahan yang tengah dihadapi dalam keluarga, bekerja, masyarakat atau dalam berbagai hal lainnya. Marilah kita mulai merenungi dan menyadari bahwa saat orang bicara mengenai diri kita di belakang, hal itu justru adalah tanda bahwa diri kita sudah ada di depan lebih dulu dibanding mereka.

Saat orang lain merendahkan diri kita, justru itu adalah menunjukkan tanda bahwa diri kita sudah berada di tempat yang lebih tinggi daripada mereka. Saat orang bicara dengan nada iri mengenai diri kita, itulah tanda bahwa kita sudah jauh lebih baik daripada keadaan mereka. Saat orang lain membicarakan keburukan mengenai tentang diri kita, padahal kita tidak pernah mengusik kehidupan mereka, itu adalah menandakan bahwa kehidupan kita sebenarnya jauh lebih indah dan mulia daripada kehidupan mereka.

Ada ungkapan bahwa, 'Payung tidak dapat menghentikan hujan namun dapat membuat kita untuk bisa berjalan menembus hujan untuk mencapai tujuan kita'.

Terkadang hal yang tidak mungkin bagi kita bisa jadi dimungkinkah oleh kuasa Allah SWT. Tidak sedikit orang-orang yang pintar bisa gagal, juga bisa banyak orang-orang yang hebat juga bisa jatuh, namun bagi orang-orang yang selalu rendah hati dalam segala hal akan selalu mendapatkan jalan untuk menempatkan diri dengan seimbang karena kokoh pijakannya. Itulah hukum sunnah Allah atas segala rahmat dan hidayah yang diberikan kepada orang-orang yang selalu rendah hati dan selalu memuliakan kehidupan sesama manusia dan alam sekitarnya.

Tetaplah semangat dan lakukan yang terbaik dalam menjalani karunia kehidupan di dunia ini untuk selalu berharap keriadhaan dari Allah SWT.

Semoga bermanfaat...


Wednesday, 13 July 2016

Rumah Belajar Bersyukur: Karena Hidup Lebih Indah dan Berwarna


Bersyukurlah setiap waktu dan kesempatan atas segala nikmat dan karunia dari Tuhan yang telah diberikan kepada kita semua. Sampai kapanpun kita tidak akan pernah bisa menghitung segala anugerah dari Allah SWT. Mulai dari kesehatan jasmani dan rohani, ilmu yang bermanfaat, dan rezeki yang melimpah, halal, dan barokah.

Marilah kita renungkan sejenak. Bagaimana jantung kita yang terus bekerja, berdetak tanpa henti memompa seluruh darah kita untuk disebarkan ke seluruh anggota badan fisik kita. Keadaan normal orang dewasa jantung bekerja untuk berdenyut sebanyak 60-100 kali permenit. Setiap denyutan jantung akan memompa kurang lebih 70 ml darah. Rata-rata detak jantung pada orang sehat 70 kali permenit, sehingga dalam semenit jantung memompa darah sekitar 4.900 ml atau 4.9 liter darah. Jika dihitung jumlah darah yang dipompa jantung perjam adalah 249.000 ml atau 249 liter darah. Dan jumlah darah yang dipompa jantung dalam sehari adalah sebanyak 7.056.000 ml atau 7.056 liter darah perhari. Betapa sibuknya jantung kita setiap hari dan waktunya untuk mendukung kehidupan badan kita di dunia ini. Bayangkan kalau jantung kita berhenti beberapa detik saja. Tentunya kita semua bisa membayangkan apa yang terjadi pada tubuh kita.

Bukan hanya jantung saja, bagaimana paru-paru kita selalu bekerja, gainjal kita yang terus menyaring sari makanan dan minuman yang kita makan, bagaimana usus dan lambung kita yang setiap hari terus bekerja. Bagaimana organ-organ lainnya yang secara terus menerus bekerja untuk kehidupan kita. Mereka semua patuh dan tunduk terhadap perintah Allah SWT untuk bekerja mengabdi kepada kita untuk terus hidup di dunia ini sampai pada waktunya kita akan kembali.

Betapa banyaknya oksigen dan nitrogen yang gratis setiap saat dan waktu bagi kita. Tidak perlu membayar dan tanpa syarat apapun. Silahkan diambil dan dihirup sebanyak-banyaknya dan semaunya. Melimpahnya air bersih dan sumber makanan hewan dan tumbuhan. Silahkan diambil dan dimakan karena semuanya untuk mendukung kehidupan manusia di dunia ini. Apakah kita masih bisa menghitungnya atas semua itu, kemampuan kita hanya bisa menghitung apa yang kita lihat dan rasakan saja. Karena keterbatasan kita sebagai manusia.

Betapa sombong dan angkuhnya kita selama ini hidup di dunia ini. Selalu lupa akan segala kenikmatan dan anugerah yang diberikan oleh-Nya. Kita sering memalingkan dan mudah melupakan segala perintah dan larangannya. Bukankah sebagai orang baik dan berakhlak mulia, kita seharusnya memberikan yang terbaik kepada yang memberikan segala sesuatu kepada kita? Kenapa hanya kepada manusia saja kita membalas jasa baik mereka yang telah berjasa kepada kita? Bukankah ada yang jauh lebih besar yang memberikan segala keperluan kita?

Bersyukurlah setiap waktu dan kesempatan tanpa henti dan terus menerus, hanya dengan bersyukurlah kita memuliakan diri kita untuk berterima kasih kepada Allah SWT atas segala karunia-Nya. Hanya itulah yang bisa kita berikan kepada Allah SWT untuk membalas-Nya. Implementasikanlah rasa syukur kita melalui hati, lisan dan perbuatan untuk melaksanakan segala perintah-perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya.

Allah SWT berfirman dalam surat Ibrahim ayat 7: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni'mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni'mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

Bersyukur adalah perintah syariat dari Allah SWT. Kita yang selalu melaksanakannya diberikanlah ganjaran dan kebaikan bagi kita dan keluarga kita. Bagi yang mengingkarinya karena kesombongan dan ketamakan, diberikanlah balasan azab yang pedih.

Marilah jadikanlah Rumah kita sebagai Rumah Belajar Bersyukur atas segala nikmat dan karunia dari Allah SWT. Karena hidup ini lebih indah dan berwarna. Griya  Dayu adalah Rumah Belajar Karena Hidup Lebih Indah dan Berwarna.



Friday, 1 July 2016

Waktu Yang Terlewatkan Tidak Akan Pernah Kembali Lagi


Sahabatku, waktu yang telah kita lewati tidak akan pernah kembali lagi, setiap detik, setiap menit, semua waktu tersebut akan menjadi lampau. Kita sebagai manusia yang bijak dan berilmu yang telah dikaruniai akal dan pikiran, marilah selalu kita isi waktu-waktu kita dengan hal-hal kebaikan dan ibadah kepada Allah SWT. Bagi kita kebahagiaan di dunia dan di akhirat lebih utama daripada segala keinginan nafsu kita.

Allah berfirma dalam surat Al-Ashr:
"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling nasehat menasehati dalam mentaati kebenaran dan nasehat menasehati dalam menetapi kesabaran."

Semoga kita selalu dalam lindungan dan hidayah dari Allah SWT. Semoga bermanfaat